Sosialisasi, Workshop dan RDK Pembelajaran SMK COE

03 November 2020 Administrator 4317
SMK N 2 Tebing Tinggi - Sosialisasi, Workshop dan RDK Pembelajaran SMK COE

SMK Negeri 2 Tebing Tinggi merupakan salah satu SMK yang ditetapkan pemerintah pusat sebagai SMK yang difasilitasi menjadi SMK COE (Center Of Excellence) khususnya pada kompetensi keahlian Teknik Otomasi Industri.

SMK COE adalah SMK sebagai Pusat Keunggulan dengan prioritas pengembangan pada sistem pembelajaran berbasis industri (dual base, pembelajaran berbasis proyek dan/atau teaching factory), pengembangan fasilitas dan peralatan praktik standar industri agar dapat menjadi Sekolah Penggerak yang mampu mendemonstrasikan kepemimpinan pembelajaran (instructional leadership) terutama dari kepala sekolah beserta guru di dalamnya sehingga dapat meningkatkan kompetensi peserta didik baik hard skill maupun softskill dan karakter industri.

Proses pengembangan diawali dengan telah dilaksanakannya Sosialisasi program yang di hadiri oleh:

1. Kepala Cabang Dinas Sei Rampah, Bpk. Drs. Yeddi Efendi Sipayung, M.Pd, 

2. Bpk. Bakti Gunawan, M.Pd selaku Pendamping dari BBPPMPV BBL Medan

3. Pengawas Pembina, Bpk. Drs. Wahyudi, M.Sc

4. Mitra IDUKA, Bpk. Imronsyah Simanjuntak, M.Hum dan Bpk. Syafrizal Akbar selaku perwakilan dari PT. Domas Agrointi Prima (Grup PT. Bakrie Sumatera Plantation), dan

5. Seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan SMKN 2 Tebing Tinggi

Dalam sambutannya, Kacabdis Sei Rampah dalam hal ini mewakili Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara berharap kegiatan tersebut dapat berjalan dan terlaksana dengan baik sehingga apa yang menjadi tujuan dapat tercapai yaitu SMK Negeri 2 Tebing Tinggi sebagai SMK Pusat Keunggulan dan menjadi SMK Penggerak di provinsi Sumatera Utara sehingga mampu menghasilkan lulusan yang dapat langsung diterima oleh mitra IDUKA melalui ikatan kerjasama (MoU), disamping itu melalui sistem pembelajaran yang bermutu berbasis industri atau dual base maupun teaching factory dapat menciptakan lulusan yang mampu berwirausaha.

Setelah sosialisasi, acara dilanjutkan dengan workshop dan rapat dalam kantor (RDK) yang di ikuti oleh guru umum, guru produktif Teknik Otomasi Industri, Tim COE, pendamping, pengawas pembina dan Mitra IDUKA. Kegiatan yang dilaksanakan dalam worskhop dan RDK tersebut adalah untuk menyusun dan melaksanakan program pembelajaran SMK COE, yaitu:

1. Pembuatan Kurikulum Penyelarasan 

2. Pembuatan Bahan Ajar/Jobsheet (Manual dan Digital)

3. Penyusunan Program Dual Base dan jadwal Sistem Blok

4. Penyusunan Penilaian PKL oleh IDUKA dan Sertifikasi Kompetensi Siswa 

5. Penyusunan Program dan Penerapan Budaya Kerja Industri

6. Magang Guru di IDUKA 

7. Verifikasi Penjaminan Mutu melalui Aplikasi APM

8. Evaluasi Program

Untuk menguatkan pembelajaran berbasis industri, SMK Negeri 2 Tebing Tinggi mengirimkan 4 (empat) orang Guru Teknik Otomasi Industri secara bertahap untuk melaksanakan kegiatan pelatihan (Upskilling dan Reskilling) dan magang di IDUKA dan BBPPMPV BMTI Bandung, yaitu : Bpk. Demus Nadeak, S.Pd., (magang di PT. Domas Agrointi Prima selama 1 bulan), Bpk. Hamdani Saragih, S.Pd., Ibu Siti Surya Ningsih, S.Pd, dan Bpk. Henri Leberti Manurung, S.Pd (pelatihan dan magang di BBPPMPV BMTI Bandung selama 1 bulan).

Disamping itu untuk menguatkan manajerial kepala sekolah, maka melalui Dirjen Vokasi kepala sekolah mengikuti kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapabilitas Manajerial Kepala SMK Berbasis Industri di IPB University Bogor. Kegiatan ini diharapkan menghasilkan Kepala Sekolah yang dapat berperan sebagai Chief Executive Officer (CEO) seperti Direktur Perusahaan yang mampu menjadi motivator, inovator, organizer dan controller dalam pelaksanaan pembelajaran di SMK.

Sedangkan untuk menguatkan hardskill peserta didik, maka melalui program ini SMK Negeri 2 Tebing Tinggi melakukan renovasi ruang praktik siswa berstandar industri dan pengadaan peralatan praktik Teknik Otomasi Industri yang akan didatangkan langsung dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan Pemerintah Perancis yaitu peralatan praktik berstandar industri Electricity, Automation, Renewable Energy PT. Schneider Electric.

Program ini akan berkelanjutan pada tahun-tahun berikutnya dengan melakukan penguatan dan perbaikan yang terus menerus serta penjaminan mutu. Mengadakan pelatihan bagi guru sekitar (Guru Berbagi), PKL dan Magang Siswa, Guru Tamu, Sertifikasi Profesi melalui LSP, penguatan softskill dan karakter kerja, pembuatan unit produksi dan teaching factory

Agar program ini dapat berjalan dengan efektif dan efesien, maka dukungan dan peran dari berbagai pihak sangat diharapkan, baik dari stake holder, IDUKA, masyarakat, orang tua siswa maupun guru dan tenaga kependidikan. Disamping itu yang tidak kalah pentingnya juga adalah peran peserta didik itu sendiri untuk konsisten mematuhi peraturan dan tata tertib sekolah, belajar dan bekerja keras serta membudayakan karakter kinerja berbasis industri agar tujuan dari kompetensi lulusan yang memiliki hardskill, softskill dan karakter dapat tercapai dengan baik sehingga nantinya mampu bersaing dalam mengisi lapangan kerja di industri otomasi dan mampu membuka usaha baru sebagai wirausahawan.